Dewan Tanggapi Soal Nakes RSUD Lahat Yang Belum Terima Insentif Covid-19 - Bentara Sumatera Selatan

Sumsel Terkini

Dewan Tanggapi Soal Nakes RSUD Lahat Yang Belum Terima Insentif Covid-19

Lahat - Penggunaan anggaran penanganan covid-19 di Kabupaten Lahat yang tembus hingga Rp 23,5 miliar, rupanya kian jadi pertanyaan. Pasalnya kurun waktu dua bulan terakhir ini, petugas medis dan non medis penanganan covid-19 di RSUD Lahat, belum kunjung mendapatkan honor kerja.

Salah satu petugas covid-19 RSUD Lahat yang namanya tak ingin disebut membeberkan, dirinya sudah dua bulan belum menerima honor sebagai petugas covid-19. Kondisi ini jelas memberatkan, apalagi selama menjadi petugas harus bekerja extra. Disisi lain, juga harus memenuhi kebutuhan sehari hari. “Tidak tahu apa masalahnya, tapi seluruh petugas mempertanyakan honor tersebut,” bebernya.
Dewan Tanggapi Soal Nakes RSUD Lahat Yang Belum Terima Insentif Covid-19
Direktur RSUD Lahat, dr Erlinda, melalui Humas RSUD, Fery, beberapa waktu lalu membenarkan perihal tersbebut. Menurutnya honor itu memang dari RSUD Lahat, hanya saja uangnya ada di BPBD. Pihaknya telah mengajukan dan belum ada realisasi. “Ya, kami sudah usahakan dan ajukan untuk uang honor petugas. Semoga dalam waktu dekat cepat keluar,” jelasnya.

Sementara, Nopran Marjani, selaku anggota Komisi IV DPRD Lahat, yang membidangi sektor Kesehatan menyesalkan, perihal ini terjadi ke petugas covid-19. Mengingat anggaran yang disiapkan, sudah tergolong besar dari daerah lain. Penggunaan untuk membayar honor petugas, juga sudah dirincikan sesuai porsinya masing-masing. “Uangnya kan ada, jadi kenapa belum diberikan. Itu hak mereka, jadi kenapa harus ditunda-tunda,” kata Nopran.

Politisi Partai Gerindra ini juga menegaskan, tidak transparannya mengenai honor tersebut, membuat beberapa kemungkinan bisa saja terjadi. Apakah sengaja tidak diberikan, apa karna uang di Pemda memang sedang tidak ada, atau kemungkinan uang itu dipotong alias “disunat”. “Sudah seharusnya transfaran. Honor berapa, per orang berapa, per bulan berapa. Masalah ini akan kita tanyakan ke Pemkab Lahat. Baik melalui rapat paripurna, maupun pandangan fraksi. Bila perlu, pihaknya mengajak rekan rekan DPRD Lahat melakukan Pansus Covid,” tegasnya, Minggu (28/6).

Sumber: Detik Sumsel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Membaca...